PEKANBARU – Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Riau Nofrizal menyampaikan belasungkawa atas kebakaran Hotel New Hollywood di Jalan Kuantan Raya, Kota Pekanbaru, yang menewaskan satu orang dan melukai belasan lainnya, Sabtu (20/12/2025). “Kami menyampaikan rasa duka mendalam kepada korban dan keluarga korban,” kata Nofrizal saat dihubungi Goriau melalui WhatsApp, Sabtu siang. Nofrizal mengatakan peristiwa tersebut juga berdampak pada pihak lain, termasuk kegiatan yang telah dijadwalkan di hotel tersebut. Ia menyebut sejumlah acara yang seharusnya digelar terpaksa dibatalkan sehingga menimbulkan kerugian bagi penyelenggara maupun pengelola hotel. “Ini tentu berat bagi semua pihak. Ada hak-hak konsumen yang terdampak, tetapi kebakaran adalah kejadian yang tidak terduga,” ujar pria yang juga menjadi Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Pekanbaru itu. Meski demikian, Nofrizal menegaskan penanganan penyebab kebakaran sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum. PHRI Riau, kata dia, belum memperoleh informasi lengkap terkait sumber api maupun kemungkinan unsur kelalaian. “Apapun penyebabnya, kita kembalikan kepada pihak berwenang. Kami belum mendapatkan informasi yang utuh,” kata Nofrizal. Ia juga mengimbau pelaku usaha perhotelan untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan standar keselamatan guna mencegah kejadian serupa. Namun, menurut dia, penilaian terkait ada atau tidaknya kelalaian harus menunggu hasil penyelidikan resmi kepolisian. Sebelumnya, kebakaran melanda Hotel New Hollywood pada pukul 05.04 WIB. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, Zarman Candra, melalui Koordinator Komunikasi dan Informasi Duul Gammar, mengatakan api berasal dari dua kamar di lantai tiga gedung hotel tujuh lantai tersebut. Petugas pemadam kebakaran mengerahkan satu peleton dari Pos Damkar Cempaka. Armada tiba di lokasi enam menit setelah keberangkatan dan berhasil mengendalikan api pada pagi hari. Dalam insiden itu, satu orang tamu hotel bernama Nadia Yulitra meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di RSUD Arifin Achmad. Selain itu, 12 orang lainnya mengalami luka-luka dan gangguan pernapasan akibat paparan asap. Kapolresta Pekanbaru Komisaris Besar Polisi Jeki Rahmat Mustika menyatakan kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran. Tim Inafis dan Satreskrim telah melakukan olah tempat kejadian perkara, sementara kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta. ***