Perbaikan Data
Perbaikan Data khusus anggota
Klik Di Sini

Okupansi Hotel di Lampung Saat Nataru hanya 81 Persen dari Total 4.256 Kamar

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Lampung mencatat okupansi hotel selama periode libur Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 hanya mencapai 81 persen dari total 4.256 kamar yang tersedia. Sekretaris PHRI Lampung, Friandi Indrawan mengaku adanya penurunan tingkat hunian kamar (Okupansi) hotel selama Nataru. Ia memperkirakan penurunan okupansi hotel saat Nataru tersebut sekitar 5,7 persen. "Okupansi hotel saat Nataru mencapai 81 persen dari total 4.256 kamar yang tersedia. Angka ini turun sekitar 5,7 persen jika dibandingkan dengan momen Nataru tahun lalu," ujarnya, Kamis (7/1/2026). Menurutnya, salah satu faktor utama yang memengaruhi rendahnya kunjungan wisatawan adalah kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Selain itu, hujan yang kerap turun selama masa liburan dinilai membuat banyak wisatawan mengurungkan niat untuk bepergian. Tak hanya cuaca, isu peringatan megathrust yang ramai diperbincangkan juga disebut ikut memengaruhi psikologis wisatawan. Informasi yang berkembang luas dinilai menimbulkan kekhawatiran berlebihan, terutama bagi wisatawan luar daerah. "Isu megathrust yang berkembang terkesan sangat menakutkan bagi masyarakat dan itu berdampak pada keputusan wisatawan untuk datang ke Lampung," ucapnya. Faktor lain yang tak kalah penting adalah kejenuhan destinasi wisata. Ia menyebut, sebagian wisatawan mulai merasa bosan karena pilihan destinasi di Lampung dinilai belum banyak mengalami pembaruan. "Banyak wisatawan yang merasa bosan dengan destinasi yang itu-itu saja," ujarnya. Menurutnya, pemulihan sektor pariwisata tidak bisa hanya dibebankan kepada pelaku usaha. Dibutuhkan sinergi lintas sektor agar Lampung kembali menarik bagi wisatawan. "Pemerintah berperan menyiapkan infrastruktur dan pengembangan destinasi alam," ujarnya "Aparat keamanan menjamin rasa aman, sementara swasta menyediakan akomodasi dan destinasi buatan," tukasnya. (Tribunlampung.co.id/ Dominius Desmantri Barus)