TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kulon Progo merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 pada Kamis (08/01/2026). Bupati Kulon Progo Agung Setyawan turut hadir dalam acara perayaan yang berlangsung di Kapanewon Temon. Ia pun menyampaikan sejumlah pesan dan harapan untuk PHRI Kulon Progo. Salah satunya berkaitan dengan upaya pemenuhan keterisian atau okupansi. "Harapannya PHRI tidak hanya bergantung pada momen libur nasional atau acara tahunan," kata Agung memberikan keterangannya pada Jumat (09/01/2026). Pesan itu disampaikan untuk menyikapi kondisi sektor pariwisata saat ini yang menghadapi penurunan daya beli masyarakat. Kondisi itu berdampak pada angka kunjungan wisata ke daerah, termasuk Kulon Progo. Agung menilai perlu adanya sinkronisasi kegiatan yang mampu menciptakan nilai tambah bagi kepariwisataan daerah. Cara tersebut dinilai bisa meningkatkan okupansi. "Seperti dengan mengaitkannya pada lokasi wisata yang bisa dijadikan ikon," ujarnya. Agung mengakui Kulon Progo hingga kini belum memiliki tempat wisata yang menonjol dan mampu menarik wisatawan. Namun ia meyakini tetap ada peluang untuk menciptakan daya tarik baru agar wisatawan rela menghabiskan waktunya di Kulon Progo. Ketua PHRI Kulon Progo, Sumantoyo menilai perlunya kerja keras semua pihak untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kulon Progo. Termasuk wisatawan mancanegara. "Kerja keras diperlukan demi meningkatkan tingkat hunian hotel di Kulon Progo," jelasnya. Selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026), perhotelan di Kulon Progo mencatat okupansi hingga 70 persen. Namun capaian tersebut dinilai belum signifikan, apalagi tamu yang menginap kebanyakan karena kehabisan kamar hotel di Kota Yogyakarta. PHRI Kulon Progo pun turut mendorong adanya keseriusan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo dalam memajukan pariwisata daerah. Termasuk memastikan keberlanjutannya. "Harapannya pariwisata tidak hanya memberikan kepuasan bagi pengunjung, tapi juga memberikan manfaat ekonomi nyata bagi warga Kulon Progo," kata Sumantoyo.(alx)