Home Batu Apresiasi Apindo, PHRI dan Gereja Kota Batu Terkait Pengamanan Selama Masa Nataru Pengelola usaha wisata, hotel, restoran hingga gereja-gereja di kota Batu memberi apresiasi untuk pengamanan selama masa Natal dan Tahun Baru Tayang: Jumat, 9 Januari 2026 11:11 WIB SURYAMALANG.COM/Dya AyuILUSTRASI - WISATAWAN NATARU - Wisatawan saat menikmati suasana di Jatim Park di momen libur Nataru 2025- 2026. Kota Batu aman didatangi wisatawan, baik dari dalam maupun luar Jawa Timur. Ringkasan Berita: Pengelola usaha wisata, hotel, restoran hingga gereja-gereja di kota Batu memberi apresiasi untuk pengamanan selama masa Natal dan Tahun Baru Apindo, PHRI dan BKSG kota Batu menyatakan merasa nyaman beraktivitas selama masa nataru berkat pengamanan terpadu yang dilakukan oleh kepolisian bersama TNI serta unsur terkait lainnya. Pelaksanaan ibadah Natal yang khidmat serta arus kunjungan wisatawan yang mengalir tanpa kendala berarti jadi bukti mantabnya pengamanan di kota Batu SURYAMALANG.COM, BATU - Pengelola usaha wisata, hotel, restoran hingga gereja-gereja di kota Batu memberi apresiasi untuk pengamanan selama masa Natal dan Tahun Baru oleh kepolisian bersama TNI serta unsur terkait lainnya. Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kota Batu berlangsung aman dan kondusif meski cuaca yang tak menentu. Baca juga: Prakiraan Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini Jumat 9 Januari 2026: Hujan Merata Sedikit Berawan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Batu, Suryo Widodo mengatakan masyarakat maupun wisatawan merasa nyaman beraktivitas berkat pengamanan terpadu yang dilakukan oleh kepolisian bersama TNI serta unsur terkait lainnya. “Selama perayaan Natal dan Tahun Baru, masyarakat dan wistawan yang berlibur ke Kota Batu merasa aman dan nyaman,” kata Suryo Widodo, Jumat (9/1/2026). Ia menilai, pengamanan di kawasan wisata berjalan efektif dan tidak ada kemacetan panjang dari segi lalu lintas, meskipun terjadi peningkatan jumlah kunjungan. Selain itu pria yang juga menjabat sebagai Direktur Jawa Timur Park Group itu menilai pendekatan humanis dan profesional yang diterapkan jajaran kepolisian selama masa libur akhir tahun juga dinilai memberikan rasa aman sekaligus membantu kelancaran kegiatan masyarakat dan pelaku usaha pariwisata. Baca juga: Orang Tua Bisa Lacak Keberadaan Anak Pakai Aplikasi Absensi Digital APEL Gratis Kota Batu Wisatawan Nyaman, Ibadah Tenang Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu, Sujud Hariadi menyatakan pola pengamanan tahun ini memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata. “Berkat kehadiran dan kesigapan personel di lapangan, para wisatawan dapat berlibur dan menikmati berbagai objek wisata di Kota Batu dengan lancar dan nyaman. Ini sangat krusial bagi citra Kota Batu sebagai destinasi wisata utama,” jelas Sujud. Sujud menambahkan, kehadiran personel kepolisian yang bersiaga di setiap titik strategis, mulai dari tempat ibadah hingga objek wisata, memberikan rasa tenang bagi warga lokal maupun pendatang. Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan ibadah Natal yang khidmat serta arus kunjungan wisatawan yang mengalir tanpa kendala berarti. Sementara itu Ketua Badan Kerjasama Gereja-Gereja (BKSG) Kota Batu, Pdt. Eliya Bentoto mengatakan, pengamanan ketat yang dilakukan di setiap gereja membuat umat Nasrani di Kota Batu dapat menjalankan ibadah dengan penuh ketenangan. “Kehadiran petugas di setiap gereja memberikan ketenangan batin bagi kami semua," tutur Pdt. Eliya Bentoto. Sebagai informasi, Dalam Operasi Lilin Semeru 2025 lalu setidaknya ada 442 personel yang diterjunkan untuk mengamankan jalannya Nataru. Sebanyak 442 personel itu terdiri dari 250 personel Polres Batu dan 192 personel dari lintas sektor.(myu)