Perbaikan Data
Perbaikan Data khusus anggota
Klik Di Sini

Pemkot Malang Siap Distribusikan Becak Elektrik, Nantinya akan Dikolaborasikan dengan PHRI

Ringkasan Berita: Pemerintah Kota Malang dijadwalkan akan mendistribusikan 200 becak elektrik kepada pengemudi pada 20 Januari 2026 Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Malang, Baihaqi menjelaskan becak elektrik tersebut merupakan pemberian Prabowo Subianto secara pribadi.  Para pengemudi becak elektrik nanti didorong untuk membentuk paguyuban untuk dikolaborasikan dengan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang. SURYAMALANG.COM, MALANG - Pemerintah Kota Malang dijadwalkan akan mendistribusikan 200 becak elektrik kepada pengemudi pada 20 Januari 2026, Selasa, besok. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Malang, Baihaqi menjelaskan becak elektrik tersebut merupakan pemberian Prabowo Subianto secara pribadi.  Baca juga: Dinsos Kota Malang Verifikasi 100 Calon Pengemudi Becak Elektrik Baihaqi mengatakan, alokasi dana yang digunakan untuk pengadaan becak elektrik merupakan uang pribadi presiden Prabowo Subianto. "Besok didistribusikan ke pengemudi. Rencananya di Balai Kota Malang," ujar Baihaqi pada SURYAMALANG.COM, di sela-sela sosialisasi pengoperasian becak elektrik kepada para calon penerima di Islamic Centre, Senin (19/1/2026). "Ini bukan APBN atau APBD, pemberian pribadi dari Prabowo Subianto," jelasnya. Becak elektrik diharapkan dapat membantu para pengemudi meningkatkan pendapatan mereka.  Didorong Bentuk Paguyuban Disporapar juga akan mendorong para pengemudi becak elektrik untuk membentuk paguyuban.  Paguyuban itu akan dikolaborasikan dengan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang. Tujuannya, agar memudahkan akses wisatawan menjangkau becak elektrik. "Jadi kalau ada wisatawan ingin naik becak elektrik, hotel bisa langsung menghubungi paguyuban," ujar Baihaqi. Baihaqi juga mengatakan akan mendampingi paguyuban. Pengemudi akan dilatih untuk memberikan pelayanan yang baik kepada wisatawan, termasuk diberi pembelajaran bahasa Inggris. "Biasanya juga yang naik becak kan wisatawan mancanegara," terangnya.