Perbaikan Data
Perbaikan Data khusus anggota
Klik Di Sini

Perkuat Penanganan Bencana Alam, Pemprov NTB Konsolidasikan Dana CSR Perbankan Hingga Sektor Tambang

(PorosLombok.com) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bergerak cepat menempuh langkah kolaboratif dengan merangkul berbagai mitra strategis guna mempercepat penanganan dampak bencana alam yang melanda sejumlah wilayah.​”Kita mengundang stakeholder kita, para mitra yang kita akan ajak untuk mendukung, membantu pemerintah untuk mengurangi beban dari masyarakat yang terdampak,” ujar Plh Sekda NTB, Lalu Muh.Faozal, Senin (19/01/2026).​Pertemuan tersebut melibatkan jajaran instansi penting, mulai dari perwakilan Bank Indonesia (BI), BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, hingga pelaku industri perhotelan yang tergabung dalam PHRI.​”Hadir di situ ada dari BI, dari hotel, PHRI, kemudian dari BPJS, dan kita sudah bangun komitmen untuk mendukung secepatnya supporting untuk pemerintah hadir membantu warga masyarakat yang kena bencana,” katanya.​Pemerintah menekankan bahwa dukungan sektor swasta sangat krusial untuk memperkuat kapasitas negara dalam merespons cepat kebutuhan warga di lokasi terdampak banjir.​”Ya karena pemerintah tentu tidak cukup… bukan tidak cukup, kita butuh mereka untuk membantu kita mengurangi beban,” jelasnya.​Sumber pendanaan aksi kemanusiaan ini ditegaskan murni berasal dari Corporate Social Responsibility (CSR) berbagai perusahaan, termasuk raksasa pertambangan Amman Mineral, sehingga statusnya berada di luar alokasi Belanja Tak Terduga (BTT).​”Luar dong, luar. Ini CSR. Mana… dari Amman Mineral, dari macam-macam,” tegasnya.​Saat ini, pihak pemerintah sedang merampungkan rekapitulasi kebutuhan mendesak di lapangan dengan fokus utama pada penyaluran logistik dasar serta paket bantuan sembako.​”Mereka lagi menyusun. Kebutuhannya lagi kita rekap. Bisa dalam bentuk sembako, bisa yang lain-lain,” pungkasnya.(arul/porosLombok)