Wali Kota Malang dan Ketua Yayasan GSN Cakrawalanews.co-Pemerintah Kota Malang menyatakan optimisme tinggi terhadap bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat daya tarik sektor pariwisata di wilayah tersebut. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menjelaskan bahwa kehadiran becak listrik ini menjadi opsi transportasi umum baru yang unik bagi para pelancong. Penegasan ini disampaikan usai penyerahan bantuan secara simbolis kepada 200 pengayuh becak di Balai Kota Malang pada Selasa, 20 Januari 2026.Sponsor Langkah strategis telah disiapkan Pemkot Malang dengan menggandeng Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) serta agen perjalanan. Kerja sama ini bertujuan agar operasional becak listrik diprioritaskan untuk mendukung mobilitas wisatawan, mengingat besarnya potensi kunjungan di Kota Pendidikan ini. Sebagai gambaran, sepanjang tahun 2025 Kota Malang berhasil menarik 3,4 juta wisatawan, melampaui target awal yang ditetapkan. Pada tahun 2026 ini, pemerintah kota berkomitmen mempertahankan tren positif tersebut dengan target kunjungan yang selaras. Guna memastikan pengelolaan yang profesional, Pemkot Malang berencana segera membentuk paguyuban khusus bagi para penerima bantuan. Wadah ini akan berfungsi sebagai sarana komunikasi, pendampingan operasional, dan pelatihan standar pelayanan bagi para pengayuh becak. Selain itu, aspek teknis juga menjadi perhatian utama melalui koordinasi dengan PLN untuk penyediaan infrastruktur pengisian daya. Saat ini telah tersedia 37 lokasi pengisian daya yang akan terus ditambah untuk memudahkan para pengemudi. Program ini juga membawa misi kemanusiaan dan keberlanjutan. Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Letjen TNI (Purn) Teguh Arief Indratmoko, mengungkapkan bahwa bantuan tahun ini diprioritaskan bagi pengayuh becak berusia di atas 70 tahun. Program ambisius ini menargetkan distribusi 70.000 unit becak listrik hasil produksi PT Pindad hingga tahun 2027 mendatang. Untuk menjamin kelangsungan armada, pihak yayasan telah bekerja sama dengan PT Pindad dan PT Viar dalam menyediakan layanan perawatan di berbagai kota, sehingga memastikan tidak ada unit bantuan yang terbengkalai akibat kendala teknis.( wa/ar)