Bantul - Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyebut pembangunan Kelok 23 atau jalur penghubung Girijati, Gunungkidul ke Kretek, Bantul, nyaris rampung. Proyek jalur jalan lintas selatan (JJLS) ini ditarget beroperasi pertengahan 2026."Pada prinsipnya progress kita sudah tercapai 89,3%, jadi kurang sekitar 11%," kata Koordinator Lapangan 1.2 Satker PJN DIY, Sukiswandi, kepada wartawan di Kretek, Bantul, Rabu (21/1/2026).Sukiswandi menjelaskan ruas proyek yang belum rampung itu, salah satunya terkait belum selesainya pembangunan di Girijati sepanjang 1,9 kilometer (Km). Sedangkan untuk di Kelok 23 yang masuk Bantul sudah 100% selesai."Juga masalah jembatan hingga aspal. Nah, tiga pekerjaan itu insyaallah akan kita selesaikan, harapannya di bulan Juli 2026 selesai," ucapnya.Namun, Sukiswandi menyebut ada potensi penyelesaian Kelok 23 bisa sedikit molor. Mengingat grider untuk jembatan sepanjang 40 meter di Kelok 23 itu dipesan di Surabaya, Jawa Timur."Yang menjadi sangat kendala terkait masalah jembatan, pesanan grider, karena grider itu dari Surabaya. Jika grider bisa segera datang diharapkan bulan Juli bisa open traffic," ujarnya."Tapi kalau gridernya agak terlambat, akan kita selesaikan di bulan Agustus 2026," lanjut Sukiswandi.Di sisi lain, Sukiswandi memastikan jalur jalan lintas selatan (JJLS) ini sudah menghubungkan Bantul-Gunungkidul. Sukiswandi mengungkapkan pula jika saat ini Kelok 23 bisa dilintasi kendaraan bermotor namun masih terbatas."Kendaraan kecil melintas dari bawah bisa tapi ini (Kelok 23) kan belum difungsikan. Jadi misalkan ada kepentingan darurat dari Gunungkidul ke Bantul kita bisa (membukanya)," katanya. Simak Video "Video: Melihat Makam Arya Daru, Ternyata Sempat Diacak-acak OTK" (ams/apu)