Garut (ANTARA) - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Jawa Barat mendorong Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan Dewan Kesenian Garut (DKG) berkolaborasi untuk rutin menggelar kesenian di ruang publik memberikan daya tarik bagi wisatawan. "Saya dorong supaya ada 'event' mingguan yang nanti berkolaborasi antara PHRI, teman-teman DKG, dengan teman-teman sponsor," kata Kepala Disparbud Kabupaten Garut Beni Yoga Gunasantika saat menghadiri Musyawarah Seniman ke-5 DKG Tahun 2026 di Gedung Pendopo Garut, Kamis. Upaya yang dilakukan Disparbud Garut, kata dia, saat ini intens menjalin komunikasi dengan semua pemangku kepentingan seperti PHRI, DKG, dan pihak terkait lainnya agar kegiatan kesenian bisa tampil di ruang publik seperti hotel, restoran, terminal, stasiun, dan tempat wisata. "Seperti contoh di terminal, di stasiun, di hotel, di tempat-tempat wisata, saya kira ini ruang publik yang sebetulnya bisa menjadi panggungnya teman-teman rekan-rekan seniman," katanya. Pelaku seni, kata dia, harus terus dilatih, dan ditampilkan di ruang publik sebagai bagian dari menjaga kelestariannya, juga memberikan daya tarik tersendiri bagi wisatawan saat berkunjung ke Garut. Beni mengungkapkan bangga daerah Kabupaten Garut kini diakui sebagai salah satu dari enam besar Kabupaten Kreatif di tingkat nasional yang sejajar dengan Buleleng, Yogyakarta, Jakarta, dan Kabupaten Karawang. Ia berharap capaian prestasi menjadi pendorong semua pemangku kepentingan seperti pelaku kesenian untuk selalu bersinergi dengan pemerintah untuk membangun Garut menjadi lebih maju dan berkembang. "Berharap kegiatan seni di Kabupaten Garut mudah-mudahan ke depan semakin berkembang dan menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan perekonomian di Kabupaten Garut," katanya.