Perbaikan Data
Perbaikan Data khusus anggota
Klik Di Sini

Hadiri Rakerda PHRI Sulsel, Bapenda Makassar Tekankan Pentingnya Sinergi Pajak Hotel dan Restoran

Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Muhammad Ambar Sallatu (tengah) menitindonesia, MAKASSAR – Kepala Bidang Pajak Daerah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Muhammad Ambar Sallatu, menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang digelar di Hotel Claro Makassar. Dalam kesempatan tersebut, Ambar Sallatu menegaskan pentingnya menjaga sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha hotel serta restoran. Menurutnya, sektor perhotelan dan restoran merupakan salah satu kontributor utama pendapatan asli daerah (PAD) Kota Makassar. “Rakerda PHRI ini menjadi agenda tahunan yang sangat strategis bagi pelaku usaha hotel dan restoran untuk merumuskan langkah-langkah menjaga iklim usaha tetap kondusif dan membangun ekosistem usaha yang sehat,” ujar Ambar dalam keterangannya, Minggu (25/1/2026). BACA JUGA: Kepala Diskominfo Makassar Muhammad Roem Terima Emerging Leader Award dari Australia Ia menilai, organisasi seperti PHRI memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi antara pelaku usaha dan pemerintah. Melalui forum ini, kebijakan, regulasi, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik dapat dibahas secara terbuka dan konstruktif. “Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengevaluasi kinerja organisasi sekaligus memperkuat sinergi antara PHRI dan pemerintah daerah,” tambahnya. Ambar berharap, melalui Rakerda II PHRI Sulsel, sektor perhotelan dan restoran dapat terus tumbuh secara berkelanjutan, meningkatkan kualitas layanan, serta memberikan kontribusi optimal bagi perekonomian daerah. “Kami berharap PHRI terus berperan menciptakan iklim usaha yang kondusif, sehingga pelaku usaha dapat berkembang dan kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat,” tutupnya. Rakerda II PHRI Sulsel 2026 diisi dengan pemaparan program kerja organisasi, evaluasi kinerja kepengurusan, serta pembahasan strategi penguatan sektor hospitality guna menghadapi tantangan industri ke depan.