PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palangka Raya memproyeksikan penerimaan pajak daerah pada tahun 2026 berpotensi mencapai kisaran Rp280 miliar, meningkat dibanding realisasi tahun sebelumnya. Kepala Bapenda Kota Palangka Raya, Emi Abriani mengatakan, realisasi penerimaan pajak pada 2025 tercatat sekitar Rp264 miliar, sementara target awal yang sempat dihitung pada September 2025 berada di angka Rp275 miliar. “Target tahun ini sebenarnya kemarin sudah kita hitung potensinya sekitar Rp275 miliar, tapi saya kira bisa di angka Rp280-an miliar supaya tidak terlalu jauh dari capaian tahun lalu,” ujar Emi, Sabtu (7/2/2026). Menurutnya, optimisme tersebut didukung oleh adanya peningkatan signifikan dari sektor pajak hiburan yang dalam beberapa waktu terakhir memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan daerah. Salah satu faktor pendorong utama adalah beroperasinya pusat perbelanjaan baru, Duta Mall Palangka Raya, yang dinilai mampu memberikan efek berganda terhadap penerimaan pajak hiburan dan pajak terkait lainnya. “Contohnya Duta Mall Palangka Raya yang baru buka, ini sangat membantu pendapatan di daerah Kota Palangka Raya,” katanya. Selain itu, dia juga menyoroti kontribusi dari tempat hiburan malam yang dinilai konsisten menyumbang pajak dalam jumlah cukup besar bagi kas daerah. Dia menjelaskan, tingginya aktivitas ekonomi di sektor hiburan turut dipengaruhi oleh kunjungan masyarakat dari luar Palangka Raya yang datang ke kota tersebut untuk beraktivitas maupun mencari hiburan. “Banyak orang dari luar Palangka Raya, seperti penambang emas, yang datang dan mencari hiburan di kota ini. Itu juga berdampak pada penerimaan pajak kita,” tutupnya. (adr)