Perbaikan Data
Perbaikan Data khusus anggota
Klik Di Sini

Okupansi Hotel Tembus 90 Persen Saat Mujahadah Kubro 1 Abad NU Malang

MALANG, KOMPAS.com - Pelaksanaan Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Kota Malang memberikan dampak positif bagi sektor perhotelan. Okupansi hotel tembus 90 persen pada 7 Februari 2026. Tingkat hunian hotel mengalami peningkatan signifikan, terutama di hotel-hotel yang berlokasi dekat dengan area Stadion Gajayana, tempat kegiatan berlangsung.Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang, Agoes Basoeki, mengatakan bahwa secara umum okupansi hotel selama akhir pekan pelaksanaan mujahadah berada di kisaran 90 persen. Baca juga: Berburu Berkah Mujahadah Kubro 1 Abad NU, Pedagang Atribut Raup Cuan di Malang “Hotel yang radiusnya dekat dengan stadion, okupansi bisa mencapai 90 hingga 100 persen, terutama pada tanggal 7 Februari,” ujar Agoes saat dikonfirmasi, Senin (9/2/2026). Menurut Agoes, peningkatan okupansi ini tidak sepenuhnya seperti momen libur panjang atau Natal dan Tahun Baru (Nataru), namun tetap memberikan kontribusi positif bagi pelaku usaha akomodasi di Kota Malang. Ia menjelaskan, tamu hotel selama kegiatan mujahadah didominasi oleh jemaah NU, termasuk tamu dari kalangan pejabat, tokoh masyarakat, serta pengurus NU dan organisasi keagamaan dari berbagai daerah. “Kalau dilihat dari karakter tamunya, banyak jemaah, pejabat, dan petinggi NU. Jadi pergerakannya memang terasa, terutama di hotel-hotel berbintang,” jelasnya.Baca juga: Jejak Keramaian Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang: 70 Ton Sampah Dibersihkan Bersama Namun demikian, Agoes mengakui bahwa dampak kegiatan ini tidak sepenuhnya dirasakan oleh sektor restoran. Hal ini disebabkan oleh tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut, seperti pembagian makanan gratis selama rangkaian acara bersiala nasional tesebut. “Untuk restoran, memang tidak sebagus saat Nataru. Karena banyak kegiatan sosial, orang-orang saling berbagi makanan gratis. Itu berpengaruh ke resto, tapi sebenarnya positif dari sisi kebersamaan,” jelasnya.Setelah puncak kegiatan pada 7-8 Februari, okupansi hotel mulai mengalami penurunan. Pada tanggal 8 malam ke atas, tingkat hunian tercatat berada di kisaran 50 hingga 60 persen. Meski begitu, kondisi perhotelan di Kota Malang dinilai masih cukup stabil. Sejumlah agenda lain, seperti event olahraga dan berbagai kegiatan pemerintahan masih menopang tingkat hunian hotel dalam beberapa hari ke depan. “Sekarang ini masih relatif bagus. Ada Proliga, ada juga kegiatan pemerintahan. Tinggal bagaimana hotel-hotel ini pandai memberikan penawaran dan paket yang menarik,” kata Agoes. Sebagai informasi, Mujahadah Kubro 1 Abad NU yang digelar di Stadion Gajayana Kota Malang dihadiri oleh sekitar 107.000 jemaah dari berbagai wilayah di Jawa Timur. Kegiatan nasional ini juga dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto, sejumlah menteri dan tokoh agama. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang