Semarang, Beritasatu.com - Perhimpunan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menggandeng PT AI Indonesia melalui anak usahanya, PT Travina Jelajah Indonesia, meluncurkan solusi kecerdasan buatan bernama Vina AI Travel Assistant. ADVERTISEMENT Asisten berbasis artificial intelligence (AI) tersebut telah terintegrasi di situs resmi PHRI dan selanjutnya akan disematkan pada platform BookingINA. Inisiatif ini menjadi langkah strategis dalam mendorong pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan mutu layanan serta daya saing industri perhotelan Indonesia di pasar global. Ketua Umum PHRI Hariyadi Sukamdani mengatakan, kolaborasi ini merupakan kebutuhan mendesak bagi industri. “AI bukan lagi sekadar teknologi masa depan, tetapi sudah menjadi kebutuhan nyata bagi hotel-hotel di Indonesia. Dengan AI, hotel-hotel di Indonesia dapat melayani tamu dari berbagai negara tanpa kendala bahasa,” ujar Hariyadi dalam Rakernas PHRI, Selasa (10/2/2026) di Semarang, Jawa Tengah. Ia menegaskan, AI tidak dimaksudkan menggantikan keramahan khas Indonesia, melainkan memperkuat kualitas layanan. Hotel yang adaptif terhadap teknologi dinilai akan lebih siap menghadapi peningkatan arus wisatawan global. “Adopsi AI ini menunjukkan bahwa industri perhotelan Indonesia siap untuk naik kelas dan bersaing di tingkat dunia,” tambahnya. Direktur Utama PT AI Indonesia Sony Subrata menjelaskan Vina dirancang mampu berkomunikasi dalam berbagai bahasa serta mempermudah wisatawan domestik maupun mancanegara memperoleh informasi hotel dan perjalanan. “Melalui Vina, kami memastikan bahwa proses pencarian hotel hingga pembayaran menjadi lebih sederhana dan terhubung langsung dengan ekosistem resmi PHRI melalui integrasi dengan BookingINA,” jelas Sony. Ia menambahkan, teknologi tersebut terus berkembang dengan memanfaatkan data yang terkumpul sehingga mampu memberikan rekomendasi yang semakin presisi. “Vina tidak hanya menjawab pertanyaan, tetapi juga memberikan rekomendasi hotel yang lebih akurat berkat kemampuannya untuk memahami dinamika industri pariwisata,” tambah Sony. Sony juga menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung transformasi digital sektor perhotelan. “Kami mendukung penuh langkah PHRI dalam memanfaatkan AI untuk meningkatkan layanan kepada anggota dan wisatawan.” Sejalan dengan integrasi AI, PHRI turut meluncurkan versi terbaru situs resminya dengan tampilan lebih modern dan navigasi yang disederhanakan. Sekretaris Jenderal PHRI, Maulana Yusran, mengatakan pembaruan ini menghadirkan informasi yang lebih komprehensif dan mudah diakses. “Website PHRI dan BookingINA telah kami desain ulang dengan informasi yang lebih informatif, mulai dari data anggota, program kerja, hingga inisiatif pengembangan industri perhotelan,” katanya. Menurut Maulana, penyederhanaan struktur menu serta integrasi AI membuat pencarian informasi menjadi lebih cepat dan interaktif. “Website PHRI dan BookingINA kini dilengkapi dengan teknologi AI yang memungkinkan pengunjung mendapatkan informasi yang lebih cerdas dan relevan,” pungkasnya.