Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mendorong industri perhotelan di bawah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) agar terus menerapkan pengelolaan sampah secara mandiri sebagai langkah penting dalam mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. "Kami mengimbau dan mengajak pengusaha perhotelan dan restoran untuk menerapkan serta melanjutkan upaya pengelolaan sampah mandiri, sebagaimana surat dari Menteri Lingkungan Hidup (LH) yang dipertegas melalui surat Deputi Bidang Investasi dan Industri Kementerian Pariwisata," kata Widiyanti, melansir Antara, Jumat (13/2/2026). Saat menghadiri Rapat Kerja Nasional PHRI 2026 di PO Hotel Semarang, Jawa Tengah, Widiyanti menyoroti bahwa isu sampah berada dalam kondisi krusial dan menjadi perhatian serius pemerintah. Widiyanti menekankan kesadaran dan tindakan pelaku usaha penting untuk suksesnya penanganan sampah, dengan PHRI sebagai mitra strategis pemerintah menjaga layanan dan daya saing pariwisata. Oleh karena itu, kolaborasi yang telah terjalin diharapkan semakin solid, termasuk dalam merespons tantangan lingkungan yang semakin kompleks. Kementerian dan lembaga meluncurkan berbagai inisiatif, termasuk kerja sama internasional dan program waste-to-energy, untuk mempercepat penanganan sampah. "Presiden Prabowo Subianto juga telah menginisiasi Gerakan Indonesia ASRI," ucap Widiyanti. Praktik pengelolaan sampah mandiri hotel dan restoran dinilai memperkuat agenda nasional, citra destinasi bersih, dan kepercayaan wisatawan terhadap keberlanjutan.