Perbaikan Data
Perbaikan Data khusus anggota
Klik Di Sini

Okupansi Menurun, Ancaman PHK dan Multi Tasking Mengintai Karyawan Hotel di Batu

KOTA BATU, SJP - Tekanan sektor pariwisata Kota Batu pada 2026 tak hanya berbicara soal okupansi dan daya beli, tetapi mulai mengarah pada isu ketenagakerjaan. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu, Sujud Hariadi, mengingatkan bahwa kondisi ekonomi yang melemah berpotensi menyeret dampak serius bagi pekerja hotel. Menurut Sujud, penurunan okupansi hotel di Kota Batu yang berkisar 20 - 30 persen secara year over year menjadi alarm utama. Ketika pendapatan turun sementara biaya operasional tetap berjalan normal, ruang gerak manajemen semakin sempit. "Di sisi lain, kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) tetap harus dipenuhi, sehingga tekanan biaya semakin besar. Sehingga skenario efisiensi tenaga kerja menjadi risiko yang sulit dihindari apabila kondisi terus memburuk," paparnya.