Perbaikan Data
Perbaikan Data khusus anggota
Klik Di Sini

PHRI Maluku Utara Bukan Penjaringan Ketua Baru 2026-2031, Ini Jadwal dan Syaratnya

Ringkasan Berita:1. PHRI Maluku Utara bukan penjaringan ketua baru edisi 2026-2031 2. Proses ini merupakan bagian awal dari agenda Musda PHRI Maluku Utara yang dilaksanakan pada awal 2026 3. Penjaringan tertuang dalam tertuang dalam surat keputusan nomor :001/Musda ke-II/BPD-PHRI Malut/II/2026 TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Maluku Utara resmi membuka proses penjaringan calon Ketua BPD untuk periode kepengurusan 2026-2031. Proses ini merupakan bagian awal dari agenda Musyawarah Daerah (Musda) PHRI Maluku Utara yang dilaksanakan di awal 2026. Dalam Musda ke II telah memutuskan untuk membuka jejaring bagi ketua baru. Hal itu tertuang dalam surat keputusan nomor :001/Musda ke-II/BPD-PHRI Malut/II/2026. Ketua Panitia Musda II BPD PHRI Provinsi Maluku Utara Ir Gajali Abd Mutalib mengaku dengan dibukanya kembali penjajaring ketua baru ini setelah lama vakum. Baca juga: Sekkab Halmahera Selatan Minta Pimpinan OPD Percepat Bayar Gaji PPPK Hasil Seleksi Tahap II "BPD PHRI ini di Maluku Utara kurang lebih 6 tahun vakum dan tahun ini kita bentuk kembali dengan penjajaring ketua baru." Demikian disampaikan Ir Gajali didampingi Sekretaris Jabar Abdul dan dua anggota Abdul Rahman dan Aswad Zaman saat dikonfirmasi di hotel Bella Ternate, Senin (2/3/2026). Dia juga mengatakan, dengan diaktifkan kembali ini juga sejalan dengan pengurus pusat dan dorongan dari pemerintah daerah. Di mana melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) ke II PHRI Maluku Utara dan hasilnya untuk disiapkan kepengurusan baru PHRI di tingkatan Provinsi Maluku Utara maupun di Kabupaten Kota. "Dari musda itu kita sudah bentuk panitia dan tahapan-tahapan juga sudah kami susun untuk kepengurusan ketua baru, "jelasnya. Untuk hari ini lanjut Ir Gajali secara resmi telah dibuka pendaftaran untuk ketua baru PHRI Maluku Utara. PHRI ini adalah sangat mendukung terhadap dunia pariwisata di Maluku Utara dan itu tidak terlepas dari kehadiran PHRI. Untuk itu diharapkan jika sudah ada kepengurusan baru lima tahun ke depan PHRI bisa membawa dunia perhotelan dan restoran di Maluku Utara bisa berkembang. "Dengan sendirinya maka PAD di Maluku Utara akan meningkatkan secara signifikan, "bebernya. Sekretaris Lanitia Jabar Abdul menambahkan, untuk proses tahapan pendaftaran ketua PHRI Maluku Utara yang baru ini ada beberapa persyaratan yang wajib dipenuhi para calon ketua baru. Untuk pendaftaran ini akan dimulai pada 2 Maret hingga terakhir 1 April 2026. Setelah pendaftaran pada 2 April panitia akan melakukan verifikasi dokumen.