Perbaikan Data
Perbaikan Data khusus anggota
Klik Di Sini

Jutaan Orang Bakal Masuk DIY Saat Lebaran, PHRI Waswas Wisatawan Takut Macet

Jogja - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi total 8,2 juta orang akan masuk ke Provinsi DIY selama periode arus mudik Lebaran tahun ini. Merespons itu, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY mengimbau wisatawan agar tidak takut ke Jogja.Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono mengatakan dengan diumumkannya prediksi itu, ia berharap wisatawan yang memang sudah merencanakan kunjungannya ke Jogja tidak mengurungkan niatnya."Survey ini kita sambut baik, namun jangan sampai justru wisatawan mengurungkan niat ke Jogja karena takut adanya kemacetan dan tidak akan dapat kamar dan lain-lain," jelas Deddy saat dihubungi, Rabu (11/3/2026). SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Kesiapan kita sudah sangat siap dan kita menunggu kedatangan wisatawan untuk stay," sambungnya.Deddy pun telah meminta anggota PHRI DIY untuk tidak menaikkan harga berlebihan pada masa libur Lebaran esok. Menurutnya, akan ada sanksi yang diterapkan jika ada anggota PHRI DIY yang melanggar itu."Seperti tahun-tahun lalu kita sudah bersepakat dengan semua anggota untuk tidak aji mumpung dengan menerapkan batas atas dan bawah seperti tahun lalu," paparnya."Dan kita akan tindak tegas bila ada anggota yang melanggar dengan SP1 sampai dengan SP3 dan mengeluarkan jadi anggota," tegas Deddy.Dengan kondisi perekonomian saat ini, Deddy mengaku tak mematok tinggi tingkat okupansi pada masa libur lebaran tahun ini."Target okupansi kita periode lebaran tangga 17 maret-31 maret di rata-rara 85%, baik bintang maupun non bintang anggota PHRI DIY, dan kita berharap wisatawan memilih akomodasi yang legal," harap Deddy.Diberitakan sebelumnya, total 8,2 juta orang diprediksi masuk ke Provinsi DIY selama arus mudik Lebaran tahun ini. Jutaan orang itu diperkirakan masuk secara berkala sepanjang masa mudik lebaran dan dengan berbagai akomodasi transportasi.Hal itu disampaikan Kapolda DIY Irjen Anggoro Sukartono usai rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DIY jelang Idul Fitri 1447 H di kompleks Kepatihan, kota Jogja, Selasa (10/3)."Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi tujuan dari mobilitas masyarakat pada puncak arus mudik yang diprediksi mencapai 8,2 juta orang," jelas Anggoro di Kompleks Kepatihan, Selasa (10/3/2026)."8,2 juta ini dimaksudkan berdasarkan survei Kementerian Perhubungan itu datang tidak sekaligus, tapi berdasaran hasil survei dari perhitungan jumlah pengguna kendaraan pribadi, juga penumpang kereta di Stasiun Tugu dan Lempuyangan," sambungnya.Anggoro melanjutkan, pemudik mayoritas tetap berasal dari Jabodetabek. Untuk itu prediksi kendaraan pribadi yang menuju ke DIY dipantau sejak dari gerbang tol Kalikangkung Semarang, Jawa Tengah."Kita prediksi pada H-5 dan H-3 Lebaran ini prediksi arus masuk padat," ungkap Anggoro."Pengamanan hari libur Idul Fitri yang nanti akan dikedepankan dalam Operasi Ketupat Progo 2026 yang akan dilaksanakan mulai 13 hingga 25 Maret secara serentak," imbuhnya. (alg/dil)