TORAJA—Kawasan Toraja di Sulawesi Selatan masih menyimpan peluang besar untuk terus berkembang sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan Indonesia. Di tengah persaingan industri pariwisata global, kolaborasi lintas sektor dan inovasi dalam pengemasan paket wisata dinilai menjadi kunci untuk menjaga daya tarik daerah ini di mata wisatawan. General Manager DRIJ Toraja Hotel & Convention Centre, Roslin Pongsitanan, menilai pengembangan pariwisata tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri. Dibutuhkan sinergi berbagai pihak melalui pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, pelaku usaha, masyarakat, akademisi, serta media. Menurutnya, kerja sama juga perlu diperkuat dengan berbagai organisasi pariwisata seperti Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA). Selain itu, peran pemandu wisata dan komunitas lokal juga dinilai sangat penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pariwisata di Toraja. Roslin Pongsitanan, General Manager D’RIJ Toraja Hotel & Convention Centre, menyampaikan pandangannya mengenai strategi penguatan pariwisata di kawasan Toraja. (Foto: Anny Marimbunna)