8 Mei 2026 19:20 | Diperbarui: 8 Mei 2026 19:20 Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Dari kanan, Ketua (BPC) (PHRI) Kabupaten Probolinggo, Haji Rofiq bersama Ekao, Liem Saliem pemilik Saham Hotel AZANA. Probolinggo, Kompasiana.com - Setelah bertahun-tahun hanya menjadi daerah lintasan wisata, Kraksaan akhirnya bersiap memiliki hotel bintang empat pertama. Kehadiran Azana Hospitality disebut sebagai momentum besar yang bisa mengubah wajah ekonomi dan pariwisata Kabupaten Probolinggo dalam beberapa tahun ke depan.Pembangunan hotel bintang empat tersebut resmi dimulai melalui prosesi groundbreaking pada Jumat (8/5/2026). Hotel tujuh lantai dengan luas bangunan mencapai 9.878 meter persegi itu akan berdiri di sisi selatan Jalan Raya Panglima Sudirman, Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan. Ketua Badan Pimpinan Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Probolinggo, Haji Rofiq Ali Pribadi, menilai pembangunan hotel ini menjadi penanda bahwa Kraksaan mulai dilirik sebagai kawasan strategis untuk investasi."Kalau hotel berbintang mulai masuk, berarti investor sudah percaya masa depan Kraksaan," ujarnya. Menurut Haji Rofiq, selama ini Kabupaten Probolinggo memiliki potensi wisata besar, tetapi belum ditunjang fasilitas penginapan representatif, khususnya di ibu kota kabupaten."Hari ini kita bisa bangga, karena akhirnya Kabupaten Probolinggo memiliki hotel bintang empat yang layak menjadi wajah daerah," katanya. Dari kanan, Ketua (BPC) (PHRI) Kabupaten Probolinggo, Haji Rofiq bersama Ketua KADIN Kabupaten Probolinggo, Gede Vandana Wijaya.Vice Director Operation Azana Hospitality, Ardi Malaik, mengungkapkan pemilihan Kraksaan bukan keputusan sembarangan. Pihaknya melihat adanya potensi besar dari sisi bisnis maupun pariwisata yang selama ini belum tergarap maksimal."Potensi untuk bisnis juga kita lihat pergerakan bisnisnya lumayan, dan potensi wisatanya juga luar biasa. Apalagi letaknya sangat strategis, dekat sekali dengan pintu tol," ujar Ardi.Kedekatan dengan akses tol dinilai menjadi nilai jual penting karena Kraksaan berada di jalur menuju sejumlah destinasi unggulan Jawa Timur seperti Gunung Bromo dan Pantai Bentar. Halaman Selanjutnya