FOBIZ.ID, MAKASSAR – BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan menilai pelaksanaan Makassar Half Marathon (MHM) memberi dampak besar terhadap sektor perhotelan, restoran, hingga pergerakan ekonomi masyarakat di Kota Makassar. Ketua BPD PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga, mengatakan event sport tourism seperti Makassar Half Marathon terbukti mampu mendorong tingkat hunian hotel dan kunjungan wisatawan ke Makassar. “Makassar Half Marathon kini menjadi agenda tahunan yang paling ditunggu industri perhotelan dan restoran. Event ini memberikan dampak nyata terhadap peningkatan okupansi hotel dan kunjungan ke destinasi kuliner,” kata Anggiat. Menurutnya, selama pelaksanaan MHM, hampir seluruh hotel di kawasan pantai dan pusat Kota Makassar mengalami lonjakan hunian, bahkan sebagian penuh oleh peserta dan pengunjung dari luar daerah. PHRI Sulsel mencatat dampak ekonomi tidak hanya dirasakan hotel berbintang, tetapi juga hotel nonbintang, restoran, pelaku UMKM, hingga sektor transportasi. “Tingginya antusiasme peserta membuat kebutuhan akomodasi meningkat. Bahkan peserta lokal memilih menginap di hotel sekitar area start dan finish demi memudahkan akses saat race berlangsung,” ujarnya. Anggiat memperkirakan event tersebut mampu meningkatkan occupancy hotel di Makassar hingga 10–15 persen selama periode kegiatan berlangsung. Selain efek ekonomi langsung, Makassar Half Marathon juga dinilai menjadi promosi efektif bagi Kota Makassar sebagai destinasi sport tourism nasional. Dengan sekitar 12 ribu peserta yang datang dari berbagai daerah hingga mancanegara, ribuan konten di media sosial diyakini ikut memperkuat citra Makassar sebagai kota yang mendukung gaya hidup sehat dan pariwisata olahraga. “Hampir 12 ribu peserta akan menciptakan konten tentang Makassar. Efek promosinya sangat besar bagi branding kota,” tutup Anggiat.