Poin Utama PHRI Sulteng Dorong Pemerintah Daerah Tingkatkan Kualitas Destinasi Wisata Ketua PHRI Sulteng, Fery Taula, di program Palu Menyapa bersama RRI Palu Penetapan lebih dari seratus destinasi wisata prioritas harus diperhatikan Pemerintah fokus memilih beberapa destinasi unggulan untuk dijadikan proyek percontohan yang kuat Industri perhotelan sangat membutuhkan objek wisata yang tertata rapi Pantai Tanjung Karang di Kabupaten Donggala, salah satu destinasi wisata unggulan di Sulteng. (Foto: Dok/Dispar Sulteng) RRI.CO.ID, PALU - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Tengah mendorong pemerintah daerah untuk tidak hanya berfokus pada pengembangan kuantitas destinasi wisata, namun juga pada sisi kualitas. Hal ini disampaikan Ketua PHRI Sulteng, Fery Taula, dalam perbincangan di program Palu Menyapa bersama RRI Palu beberapa waktu lalu.Ia mencontohkan, kebijakan terkait penetapan lebih dari seratus destinasi wisata prioritas harus menjadi hal yang harus diperhatikan. Langkah ini menurutnya terlalu bias, tidak fokus, dan justru berisiko membuat anggaran daerah yang sudah terbatas menjadi tidak efisien."Penetapan destinasi menjadi terlalu bias kalau sampai sedemikian banyak, sementara di satu sisi anggaran kita memang terbatas," kata Fery.Ia menilai, menetapkan ratusan lokasi untuk dikembangkan secara bersamaan justru membuat tidak ada satu pun destinasi dapat dikembangkan dengan standar kualitas yang baik. Sehingga Fery menyarankan, agar pemerintah fokus memilih beberapa destinasi unggulan di setiap kabupaten kota untuk dijadikan proyek percontohan yang kuat."Dari sana nantinya destinasi yang sudah mendapat atensi atau prioritas itulah yang menjadi pilot project untuk kawasan-kawasan wisata di sekitarnya," ucapnya.Feri menambahkan, interdependensi atau saling ketergantungan antara industri hotel, restoran, dan kafe, dengan kawasan wisata sangatlah tinggi. Industri perhotelan, katanya, sangat membutuhkan objek wisata yang tertata rapi dengan pemenuhan fasilitas serta infrastruktur dasar yang memadai dan bukan sekadar mengejar kuantitas destinasi.Ia pun menyatakan, PHRI siap menjadi wadah pemikir bagi pemerintah daerah guna merumuskan skala prioritas pariwisata yang lebih terarah. Hal tersebut, demi mendatangkan wisatawan dan devisa bagi Sulawesi Tengah. (KA) Berita Terbaru Memuat berita terbaru.....