Perbaikan Data
Perbaikan Data khusus anggota
Klik Di Sini

Okupansi Hotel di Batu dan Malang Melonjak Tajam Saat Libur Panjang

MALANG, KOMPAS.com - Tingkat okupansi hotel di Kota Malang dan Kota Batu, Jawa Timur, melonjak tajam selama libur panjang akhir pekan Kenaikan Yesus Kristus pada 14 sampai 17 Mei 2026. Tren positif ini juga disertai peningkatan kunjungan wisatawan yang memanfaatkan momen long weekend untuk berlibur ke tempat-tempat wisata. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang, Agoes Basoeki, mengatakan bahwa rata-rata okupansi hotel di Kota Malang selama libur panjang mencapai sekitar 70 persen. Bahkan, sejumlah hotel mencatat tingkat keterisian kamar hingga 80 sampai 90 persen.“Rata-rata peningkatan di setiap hotel ada di kisaran 70 persen. Tetapi di beberapa hotel khususnya menengah ke atas dapat mencapai 80 sampai 90 persen,” ujar Agoes, Minggu (17/5/2026). Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Penusukan Satpam di Malang Lonjakan tamu mulai terasa sejak Kamis dan terus meningkat hingga memasuki puncak libur akhir pekan pada Sabtu dan Minggu, 16-17 Mei 2026. Kondisi tersebut dinilai menjadi sinyal positif bagi sektor perhotelan yang selama ini mengandalkan momentum libur nasional dan cuti bersama untuk mendongkrak pendapatan. “Wisatawan banyak berlibur ke tempat-tempat wisata, begitu juga tempat kuliner yang tersebar di Kota Malang,” kata Agoes.Tidak hanya Kota Malang, tren serupa juga terjadi di Kota Batu yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Timur. Ketua PHRI Kota Batu, Sujud, menyebut bahwa tingkat okupansi hotel selama long weekend mengalami kenaikan signifikan dibanding hari biasa.“Untuk tingkat okupansi hotel di Batu lumayan meningkat dibanding weekday. Rata-rata bisa sampai 70 persen untuk tingkat okupansi hotel di Kota Batu saat puncak kunjungan wisatawan,” ujar Sujud. Baca juga: Jelang Libur Panjang, 5.470 Penumpang Kereta Api Padati Stasiun Malang Meningkatnya okupansi hotel di dua daerah tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk berwisata selama libur panjang. Selain didukung cuaca yang relatif bersahabat, kawasan Malang Raya juga masih menjadi pilihan favorit wisatawan karena menawarkan kombinasi wisata alam, kuliner, hingga penginapan dengan beragam pilihan harga. Sujud menambahkan, bahwa tren positif meningkatnya hunian hotel juga dibarengi dengan tren kenaikan kunjungan wisata di Taman Rekreasi Selecta. Kunjungan wisatawan meningkat tiga sampai empat kali lipat dibandingkan dengan libur akhir pekan lalu.“Puncaknya pada Kamis 14 Mei 2026 kemarin, peningkatan sampai empat kali lipat dari weekend biasanya,” kata Sujud yang juga merupakan Direktur Utama Tama Rekreasi Selecta. Pelaku industri perhotelan berharap tren positif ini terus berlanjut pada periode liburan berikutnya agar mampu mendorong pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi daerah secara lebih luas. “Harapan kami hingga akhir libur hari ini kunjungan wisatawan masih tinggi, dan kami juga mempersiapkan libur panjang di pekan sekalnjutnya saat Lebaran Idul Adha,” pungkas Sujud. Baca juga: Pelaku Penusukan Satpam di Malang Residivis Pencurian, Sasar Perumahan Sepi KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang