Terkini Terpopuler Top News NasionalKabar JatimLintas DaerahEkonomiOlahragaKarkhasInternasionalNews in English Foto Video Minggu, 31 Mei 2026 23:00 WIB Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu, Jawa Timur mencatat okupansi hotel di daerah itu mencapai 80 persen saat momen Waisak 2026 yang bertepatan dengan masa akhir pekan. "Alhamdullilah okupansi hotel tinggi, insya Allah sudah 80 persen yang terhitung pada Sabtu dan Minggu," kata Ketua PHRI Kota Batu Sujud Haryadi di Kota Batu, Minggu. Sujud menyampaikan persentase okupansi hotel pada momen liburan itu meningkat sebesar 20 persen dari masa libur Idul Adha yang sebesar 60 persen. Sedangkan rata-rata okupansi hotel pada masa non libur panjang berkisar di angka 30 persen sampai 60 persen. Menurut dia, peningkatan ini dikarenakan banyaknya masyarakat yang memilih melakukan perjalanan wisata dan menginap di Kota Batu dalam rentang Sabtu dan Minggu. "Saat Idul Adha itu masyarakat tidak banyak yang keluar (melakukan aktivitas wisata) karena fokus pada kegiatan ibadah dan kurban. Kami juga optimistis okupansi hotel bisa mencapai 90 persen karena liburan juga masih berlanjut sampai Senin," ujar dia. Sujud menjelaskan, bahwa tingginya okupansi hotel di Kota Batu disebabkan karena wilayah setempat memiliki banyak pilihan destinasi wisata yang kerap kali menjadi jujukan masyarakat menghabiskan waktu liburan. Keunggulan itu, kemudian ditopang dengan kondisi ekosistem pariwisata yang telah terbentuk dan tertata rapi berkat kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, penyedia jasa layanan wisata, hotel, restoran, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), hingga pedagang kaki lima. Meski demikian, PHRI Kota Batu tetap menggencarkan program promosi untuk terus mengenalkan potensi destinasi pariwisata di kota tersebut, terlebih saat ini muncul ketidakpastian akibat situasi konflik global. "Alhamdullilah di Kota Batu semuanya sudah bersinergi sehingga melahirkan paket atau bundling untuk menguatkan promosi," ucap dia. Editor : Vicki Febrianto COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026 Terkait Terpopuler