Perbaikan Data
Perbaikan Data khusus anggota
Klik Di Sini

PHRI Cianjur: Tingkat hunian hotel 58 persen saat libur akhir Mei

Cianjur (ANTARA) - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat tingkat hunian hotel di kawasan Puncak-Cianjur selama libur panjang akhir Mei 2026 mencapai 58 persen. Humas PHRI Cianjur Rizal di Cianjur, Senin, mengatakan tingkat hunian mulai terlihat sejak Rabu 27 Mei dan mengalami lonjakan cukup tinggi pada Sabtu (31/5) dimana pengunjung yang datang didominasi dari Jabodetabek. Bahkan sejumlah pengelola hotel khususnya di kawasan Puncak-Cipanas, melaporkan tingkat hunian mencapai 70 persen selama tiga hari terakhir, dimana lonjakan pengunjung terjadi pada Sabtu dan Minggu. "Berdasarkan data yang tercatat selama libur panjang kali ini rata-rata tingkat hunian hotel anggota PHRI Cianjur mencapai 58 persen, namun sebagian kecil melaporkan tingkat okupansi-nya mencapai 70 persen khususnya hotel di kawasan Puncak-Cipanas," katanya. Dia menjelaskan peningkatan okupansi selama libur panjang akhir pekan kali ini, menunjukkan kawasan wisata Puncak-Cianjur masih menjadi tujuan utama pengunjung dari Jabodetabek, Bandung, Sukabumi dan warga lokal. Sehingga hal tersebut terus dipertahankan meski pengelola hotel anggota PHRI Cianjur terdampak kenaikan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dimana harga bahan baku dan biaya operasional membengkak. Para pengelola hotel masih berusaha menjaga harga kamar tetap kompetitif sehingga tidak memberatkan pengunjung, dimana sebagian besar memilih melakukan efisiensi operasional dibanding langsung menaikkan harga kamar per malam. "Kami berharap hal yang sama terus berlanjut saat liburan sekolah bulan Juni, tidak naiknya harga kamar terus dipertahankan seiring tingginya angka kunjungan selama libur panjang kali ini," katanya. Dia menjelaskan berbagai upaya dilakukan guna mempertahankan angka kunjungan tetap tinggi saat libur akhir pekan dan libur panjang sekolah tahun ini, salah satunya tidak menaikkan harga kamar dan sejumlah promosi yang dapat mengundang pengunjung untuk datang. "Berbagai upaya dilakukan pengelola hotel di Cianjur agar angka kunjungan tetap tinggi, meski dampak kenaikan dolar terhadap rupiah sangat dirasakan," katanya. Pewarta: Ahmad FikriEditor : Ricky Prayoga COPYRIGHT © ANTARA 2026