Selasa, 02 Juni 2026 – 14:00 WIB Ilustrasi okupansi hotel. Foto: Source for JPNN jabar.jpnn.com, CIANJUR - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Cianjur mencatat tingkat hunian hotel di kawasan wisata Puncak-Cianjur selama libur panjang akhir Mei 2026 mencapai rata-rata 58 persen.Sejumlah hotel di kawasan Puncak-Cipanas bahkan melaporkan tingkat okupansi hingga 70 persen.Humas PHRI Kabupaten Cianjur, Rizal, mengatakan peningkatan jumlah tamu mulai terlihat sejak Rabu (27/5) dan mengalami lonjakan signifikan pada Sabtu (31/5).Mayoritas wisatawan yang menginap berasal dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek)."Berdasarkan data yang tercatat selama libur panjang kali ini, rata-rata tingkat hunian hotel anggota PHRI Cianjur mencapai 58 persen. Namun, sebagian hotel melaporkan tingkat okupansi mencapai 70 persen, khususnya di kawasan Puncak-Cipanas," kata Rizal.Menurutnya, tingginya tingkat hunian tersebut menunjukkan bahwa kawasan wisata Puncak-Cianjur masih menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat, tidak hanya dari Jabodetabek, tetapi juga dari Bandung, Sukabumi, serta wisatawan lokal.Baca Juga:Prakiraan Cuaca Jawa Barat 13 Mei 2026: Bogor hingga Cianjur Berpotensi Hujan Disertai PetirRizal menilai tren positif tersebut menjadi sinyal baik bagi sektor pariwisata dan perhotelan di Kabupaten Cianjur yang terus berupaya menjaga daya tarik kawasan wisata meski menghadapi berbagai tantangan ekonomi.Ia mengungkapkan bahwa pelaku usaha perhotelan saat ini turut merasakan dampak kenaikan nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah yang menyebabkan biaya operasional dan harga sejumlah bahan baku meningkat. PHRI Kabupaten Cianjur mencatat tingkat hunian hotel di kawasan wisata Puncak-Cianjur selama libur panjang akhir Mei 2026 mencapai rata-rata 58 persen Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News