Perbaikan Data
Perbaikan Data khusus anggota
Klik Di Sini

PORSENITAS di Kota Cirebon, Ekonomi Bergerak Okupansi Hotel Naik

Mediacirebon.id – Terpilihnya Kota Cirebon sebagai tuan rumah pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni Daerah Perbatasan (PORSENITAS) ke-XIII tahun 2026 berdampak pada perekonomian, khususnya okupansi hotel. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Cirebon sudah memprediksi terjadi peningkatan okupansi yang signifikan sejak H-1 atau sebelum gelaran Porsenitas dimulai. Pasalnya, para atlet maupun official dari masing-masing kontingen menginap di seluruh hotel di Kota Cirebon. Terlebih momen pembukaan, setiap daerah juga wajib menampilkan kirab budaya yang melibatkan banyak personel. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Cirebon, Imam Reza Hakiki menegaskan, momen seperti ini yang sudah lama ditunggu oleh pada pelaku usaha perhotelan. “Ini yang kita tunggu. Porsenitas ini memberikan dampak nyata untuk perhotelan,” tegas Kiki, sapaan akrabnya. Dengan adanya Porsenitas di Kota Cirebon sebagai tuan rumah ini, lanjut Kiki, rata-rata tingkat hunian hotel mencapai 80 persen hingga 90 persen. Angka tersebut jauh meningkat dibandingkan hari-hari biasa yang umumnya hanya berada di kisaran 50 hingga 60 persen. Dengan demikian, Kiki memastikan, dampak signifikan dari event Porsenitas ini dirasakan oleh seluruh hotel di Kota Cirebon, meskipun belum sampai ke 100 persen. “Yang menginap memang sebagian besar peserta Porsenitas dan kontingen daerah. Tetapi ada juga keluarga yang datang dan ikut menginap. Cafe dan resto juga sekarang sangat ramai,” sebut Kiki. Sementara itu, Wakil Walikota Cirebon, Siti Farida mengungkapkan, pihaknya sengaja mendatangkan ribuan pengunjung agar berdampak pada perputaran ekonomi khususnya pelaku UMKM. “Dengan event Hari Jadi, Porsenitas dan beberapa event lain, Pemkot ingin harapan terbaik, meningkatnya kunjungan bisa mendorong peningkatan PAD,” ungkap Rida, sapaan akrabnya. Tak hanya untuk PAD, berbagai kemeriahan juga dihadirkan agar perputaran ekonomi juga terjadi di masyarakat. (Why)