Kamis, 24 September 2026 – 11:51 WIB Ketua PHRI Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati merespons isu sejumlah hotel di Pulau Dewata mulai dijual pemiliknya. Foto: Ali Mustofa/JPNN/com bali.jpnn.com, DENPASAR - Isu sejumlah hotel di Pulau Dewata mulai dijual pemiliknya mendapat perhatian Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali.Ketua PHRI Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati minta pemerintah dan pemangku kepentingan untuk mewaspadai dan mengantisipasi maraknya oknum spekulan properti.Apalagi fenomena penjualan hotel yang terjadi di Bali belakangan ini bukan sekadar isu.Berdasar catatan Cok Ace, sapaan akrabnya, fenomena penjualan hotel saat ini cukup merata di hampir seluruh kawasan pariwisata di Bali.Namun, ada pengecualian untuk wilayah Sanur, Denpasar yang masih relatif mampu bertahan di tengah dinamika pasar."Kami khawatir yang masuk adalah orang-orang yang bergerak di bidang jual beli properti.Jadi, dia masuk, memperbaiki sedikit, kemudian dijual lagi seperti itu ya," kata Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati dilansir dari Antara.Menurut Cok Ace, sapaan akrabnya, fenomena penjualan hotel di Bali bukan persoalan baru. Isu sejumlah hotel di Pulau Dewata mulai dijual pemiliknya mendapat perhatian Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali. Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News